Showing posts with label my life. Show all posts
Showing posts with label my life. Show all posts

Friday, December 31, 2010

Ga terasa tahun 2010 udah beberapa jam lagi berakhir. bener2 waktu berlalu cepat skali. Ada banyak memory di tahun 2010. ada banyak pelajaran hidup yang saya alami pada tahun 2010 ini. Tahun 2010 adalah tahun pembelajaran bagi saya. Meskipun masih ada beberapa tujuan yang beum tercapi pada tahun 2010. Mudah-mudah ditahun mendatang tahun 2011, bisa memberi arti yang lebih pada hidup saya.

Klo gitu Saya ingin ucapkan Selamat tinggal tahun 2010 dan selamat datang tahun 2011. Tahun yang penuh harapan.

PS: ini adalah screen shot Adsense saya sepanjang tahun 2010.


Friday, January 02, 2009

Saya mau ucapin Selamat tahun baru buat semuanya. Tidak terasa tahun 2009 sudah tiba, memang benar kata orang "waktu itu cepat sekali berlalu", saya jadi ingat nasihat orang tua saya. Bawah waktu itu cepat sekali berlalu, jadi apa yang kamu mau lakukan, lakukanlah sekarang. karena waktu takkan menunggu kita.

Iseng-iseng tadi pagi, saya ngecek google adsense saya, saya coba view report adsense earning saya selama tahun 2008, dan ternyata hasilnya, selama tahun 2008 saya memperoleh $1.135,67 dari adsense for content dan $60,71 dari adsense for search. Wow bukan nominal yang sedikit, tapi kalo di bagi jadi perbulan, tenyata pendapatan saya dari adsense menurun, yakni tidak sampai $100/bulan. padahal di tahun 2007, perbulan bisa mencapai $150-$250/bulan. Kadang saya berpikir, mungkin benar kata orang bahwa "adsense is death". entalah.....

btw, ini screen shotnya : adsense for content

ini screen shotnya adsense for search:

Mungkin banyak rekan-rekan blogger yang lebih beruntung dari saya. Well, thats my story, whats yours?. Mudah-mudahan ditahun ini adsense saya bisa naik lagi. Doain ya.... kita harus tetap SEMANGAT..!!!


Thursday, November 27, 2008

Beberapa hari lalu waktu saya berkunjung kesurabaya, saya mendapat sebuah pengalaman yang unik, dan cukup berharga. Biasanya Setelah tiba di bandara surabaya, saya biasa menggunakan jasa taksi ataupun dijemput untuk menuju kepusat kota surabaya. Namun kemarin dulu, karena lagi ga ada yang jemput saya bersama kakak saya iseng-iseng untuk menjajal sarana transportasi umum yang biasanya digunakan kelas menengah kebawah.

Dengan berbekal informasi yang kami dapat, dari petugas bis bandara, kita naik bis dari bandara ke terminal Bungur Asih dengan ongkos Rp30.000,- berdua. Nah setelah sampai distasium Bungur Asih, kami langsung naik bis lagi kali ini jurusan joyoboyo dengan biaya Rp8000,- berdua, nah disini, kami lama sekali menungu, hingga sejam lebih, baru bisnya berangkat. Eh... ternyata saya kira bisnya lewat tempat yang kami tuju, tapi ternyata tidak. Terpaksa karena sudah sangat larut, kami memutuskan untuk menggunakan taksi. kali ini membutuhkan onkos Rp37.000,- untuk sampai ditujuan. Jadi total biaya yang kami gunakan sekitar, Rp75.000,- plus "capek" plus "waktu yg lama".

Dari pengalaman itu, kita bisa berpikir, pantesan orang kaya bisa jadi lebih kaya sedang orang miskin jadi tambah miskin. Berikut fakatanya: biasanya kalo menggunakan taksi dari bandara ke tempat tujuan saya memerlukan biaya Rp85.000,- memang kalo dilihat dari jumlahnya, ada selisih Rp10.000,- tapi manfaatnya besar buuaangeet.

1. jika menggunakan taksi waktu tempuh tidak lebih dari 1 jam, sedangkan ini memerlukan waktu lebih dari 2 jam bhakan hampir 3 jam. Bayangkan apa yang bisa kamu lakukan dalam waktu 3 jam, jawabanya banyak buanget, bisa menyesaikan tugas lebih cepat, bisa bersantai lebih lama, dan sebagainya.

2. selain rugi diwaktu, kami juga merasa rugi dienergi, bayangkan dengan perjalan yang lebih dari 3 jam itu, saya sampai kerumah udah cuuuaaapeeek buuaangeet. jadi tidak bisa ngapa-ngapain lagi, langsung tidur. Seandainya kami menggunakan taksi, pasti tidak terlalu capek, dan masih bisa berbuat lebih banyak.

3. dengan melihat kondisi stasiun yang kotor, banyak asap rokok, makananya dan sebagianya semua itu bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Nah, kalo udah sakit butuh biaya lagikan?

4. belum lagi masalah keamanan, hmm... tahu sendirikan gimana.... berapa kerugian materi yang bisa timbul?

Nah setelah kejadian itu sungguh masuk akal, mengapa orang susah jadi tambah susah, dan orang sukses jadi tambah sukses. Jadi anda termasuk orang yang mana susah atau sukses?


Saturday, May 10, 2008

Kemaren Saya Baru nrima dari sebuah SMS dari teman Saya yang isinya kurang lebih begini :

kalo ada nomor hape 0866 , 0666 , 9846554 atau berwarna merah menelpon jangan diangkat. di Jakarta, Batam dan Bengkalis ada yang meninggal gara-gara ini. katanya lagi uji ilmu hitam. sampaikan kepada yang lain.
separuh percaya separuh ngak, ada kemungkinan ini cuma "hoax". Kemudian kemudian Kakak saya dapat sms yang hampir serupa, cuma bedanya katanya sidah ada korban dan telah disiarkan di beberapa satasiun TV.

Kemudian saya google-ing dan nemu statement gini:

MENGENAI "RING IN RED" YANG TERJADI DI BANYAK NEGARA, KEPDIK "WHO" PROF. DR. BLANCA LOCHAR J. D. TELAH MENYATAKAN BAHWA KEJADIAN DEMIKIAN DAPAT DIPASTIKAN BUKAN ILMU HITAM. AKAN TETAPI, RADIASI INFRAMERAH YANG SENGAJA DIPANCARKAN SECARA BERLEBIHAN KE CELLPHONE NOMOR DITUJU YANG MEMANG BENAR DAPAT MENYEBABKAN SI PENERIMA TEWAS.


ya kalo hapenya ada Infra-Rednya, kalo ngak gimana? emang semudah itu mengontrol Infra-red. Dengan itu saya menjadi yakin bahwa itu cuma 100% HOAX. Ini dia definisi HOAX dari WikiPedia :

hoax adalah usaha untuk memperdaya orang-orang agar mempercayai sesuatu yang salah adalah benar.

Nah kamu mau membuat HOAX juga? kebetulan saya nemu artikel, yang mengajarkan cara membuat HOAX (ck...ck..ck..)

http://hericz.net/2006/02/belajar-membuat-hoax-sendiri/


Thursday, May 08, 2008

Pada suatu pagi hari di sebuah musim gugur, tampak seorang anak
bekerja menyapu halaman luar sebuah asrama. Pohon-pohon yang rindang
di sekitar situ tampak berguguran daunnya. Walaupun bekerja dengan
rajin dan teliti menyapu dedaunan yang rontok, tetap saja halaman
dikotori dengan ranting dan daun.

"Aduh capek deh. Biarpun menyapu dengan giat setiap hari tetap saja
besok kotor lagi. Bagaimana caranya ya supaya aku tidak harus bekerja
terlalu keras setiap hari?" sambil masih memegang sapu, si anak sibuk
memutar otak memikirkan cara yang jitu.

Kepala asrama yang melintas di situ menghampiri dan menyapa, "Selamat
pagi Anakku, kenapa kamu melamun? Apa gerangan yang sedang kamu
pikirkan?"
"Eh, selamat pagi Paman. Saya sedang berpikir mencari cara bagaimana
supaya halaman ini tetap bersih tanpa harus menyapunya setiap hari.
Dengan begitu kan saya bisa mengerjakan yang lain dan tidak harus
melulu menyapu seperti sekarang ini."

Sambil tersenyum si paman menjawab, "Bagaimana kalau kamu coba
menggoyangkan setiap pohon agar daunnya jatuh lebih banyak. Siapa
tahu, dengan lebih banyak daun yang gugur, paling tidak besok daunnya
tidak mengotori halaman dan kamu tidak perlu menyapu."
"Wah ide Paman hebat sekali!" segera dia berlari mendekat ke batang
pohon dan menggoyang-goyangkan sekuat tenaga. Semua pohon
diperlakukan sama, dengan harapan, setidaknya besok dia tidak perlu
menyapu lagi. "Lumayan bisa istirahat satu hari tidak bekerja,"
katanya dalam hati dengan gembira.

Malam hari si anak pun tidur dengan nyenyak dan puas. Ketika bangun
keesokan harinya, cepat-cepat dia berlari keluar kamar. Seketika
harapannya berubah kecewa saat melihat halaman yang kembali dipenuhi
dengan rontokan daun-daun. Saat itu pula paman sedang ada di luar dan
memperhatikan ulahnya sambil berkata, "Anakku, musim gugur adalah
fenomena alam. Bagaimanapun kamu hari ini bekerja keras menyapu daun-
daun yang rontok, esok hari akan tetap ada daun-daun yang rontok
untuk di bersihkan. Kita tidak bisa merubah kondisi alam sesuai
dengan kemauan kita. Daun yang harus rontok, tidak bisa ditahan atau
dipaksa rontok. Maka jangan kecewa karena harus bekerja setiap hari.
Nikmati pekerjaanmu dengan hati yang senang, setuju?" kata si paman
memberikan sebuah pelajaran hidup yang begitu berarti.

"Setuju paman. Terima kasih atas pelajarannya," segera dia berlari
menghampiri sapunya.

Pembaca yang budiman,
Kalau kita bekerja dengan suasana hati yang tidak gembira, maka semua
pekerjaan yang kita lakukan akan terasa berat dan mudah timbul
perasaaan bosan.

Pepatah mandarin mengatakan:

Jin tian de shi qing jin tian zuo, Ming tian hai you xin gong zuo.
Selesaikan pekerjaaan hari ini dengan baik, besok masih ada pekerjaan
baru yang harus diselesaikan.

Kalau kita telah mampu menikmati setiap pekerjaan dengan penuh
kesadaran dan tanggung jawab, maka setiap hari pasti menjadi hari
kerja yang membahagiakan dan setiap besok menjadi harapan yang
menggairahkan, sehingga kita boleh dengan bangga mengatakan bahwa
bekerja adalah ibadah...

Andrie Wongso
Salam Sukses Luar Biasa!!!

Sumber: Daun Di Musim Gugur oleh Andrie Wongso


Tuesday, April 08, 2008

Akhir saya bisa posting lagi. Mungkin udah ada sebulanan kayaknya saya tidak melakukan posting pada blog saya yang tersayang ini. Ada beberapa alasan mengapa saya ngak ngepost lagi. Pertama karena masih lagi sibuk ngurusin surat-surat kelengkapan pasca PTT dan persiapan buat buka warung dirumah atau tempat praktek dirumah (hi... hi... hi..). Mudah-mudahhan aja entar warungnya bisa ramai. (amien...)

Sebenarnya sempat deg-degan juga takut Surat Masa Bakti (SMB) PTT saya di cekal. Pasalnya Saya PTTnya terlalu santai, dan sering tidak berada ditempat PTT saya (loh kok bisa.....). Karena saya ke puskesmas tempat PTT saya cuma sekitar 5 hari sekali, atau mengikuti hari pasar yang ada pada daerah tempat PTT saya. Kebetulan hari pasar pada tempat PTT saya itu mengikuti penangalan jawa, yang jatuh nya tiap hari 'legi'. Dan mengapa saya cuma datang ke puskesmas tiap hari pasar? Pertanyaan bagus, pasalnya pada saat saya pertam kali PTT dan tinggal di puskesmas (PKM), nah di PKM itu sunyi dan sepi sekali. Puskesmas ramainya cuma pada hari pasar. Tempat PTT saya termasuk kedalam keriteria terpencil daerahnya daerah pengunungan. Jadi para penduduk desa cuma turun gunung untuk kepasar, ke PKM, ke kantor desa tiap hari pasar yakni lima hari sekali.

Saya masih ingat pada saya hendak ingin mengambil pengantar pada dinas kabupaten, untuk mengurus SMB saya. Saya di wanti-wanti untuk tidak meninggalkan tempat PTT saya hingga dan diharapkan untuk bisa tinggal di PKM saya selama sebulan penuh sebelum masa PTT saya berakhir, tapi apa mau dikata. Habis saya-nya yang terlalu malas (ck.....ck....ck..) tetap aja nasihat kepala dinas tidak saya patuhi. Hingga akhir masa PTT saya masih berharap-harap cemas apakah saya bisa mendapatkan SMB saya?

Akhirnya Penantian itu pun terjawab sudah, saya sudah berhasil mendapatkan SMB saya. Bagi rekan-rekan sesama teman sejawat, agar tidak mencontoh kelakuan saya (wa...ka...kaa...). Sebenarnya saya senang PTT disana, bukannya saya tidak nyaman kalo saya berada disana. Malah mungkin sangkin nyamannya. Karena berat badan saya naek selama PTT. Saya kadang kalo tinggal atau bermalam di PKM merasa ngak enak pada para staff PKM laennya. Karena mereka begitu baek kepada saya, kadang saya merasa menyusahkan mereka. Saya ingat kalo pada saat saya mengikuti kegiatan puskesmas keliling, para aparat desa juga ramah, demikian pula dengan penduduknya yang sangat "welcome"

Well, that's all about my PTT. Cuma tiga kata buat kisah PTT saya : Fun, Enjoyfull, and Unforgetfully. God Bless You all.


Wednesday, February 06, 2008




Wishing you a Happy Chinese New Year
2008
Gong Xi Fa Cai buat semua blogger dan readers. Have a Prosperous Year of Rat!


Tuesday, February 05, 2008

One day a traveler in a remote country town, convinced that he was on the wrong road, came to a halt in a village. Calling one of the villagers to the car window, he said, "Friend, I need help. I'm lost."

The villager looked at him for a moment. "Do you know where you are?" he asked.

"Yes," said the traveler. "I saw the name of your town as I entered."

The man nodded his head, "Do you know where you want to be?"

"Yes," the traveler replied.

"You're not lost," he said, "you just need directions."

Many of us are in the same position as that traveler. We know where we are- sometimes disappointed, dissatisfied and experiencing little peace of mind.
And we know where we want to be- at peace, fulfilled and living life abundantly. Like the traveler, we are not lost- we just need directions.

It doesn't take much to find the high road to success, but to reach it, you need an agenda for the present. You need directions for today. You need a purpose. Listen to the advice the president of Lincoln University gave to a group of incoming freshmen: "Your life can't go according to plan if you have no plan!"

Thank you and we wish all our Chinese readers a Happy and Prosporous New Year!


Sunday, January 27, 2008

Hari ini Jam 13.10 WIB, Pak Harto wafat. Aneh rasanya, ada rasa kehilangan bagi saya, entah kenapa.

Saya mungkin salah seorang yang senang terhadap gaya kepeminpinan Pak Harto. Mungkin saya jadi berpikiran demikian karena belakangan ini, negeri Indonesia, negeri yang kita cintai bersama ini. tidak menujukan kemajuan yang berarti, utamanya dibidang perekonomian. Saya tidak akan membahas detil demi detil tentang kondisi perekonomian negri kita soalnya saya bukan ahlinya. Bukan cuma itu saja tapi bencana enggang untuk menjauh dari negeri ini.

Saya jadi rindu zaman dulu waktu saya masih SMP, rindu dengan Indonesia zaman dulu, terutama tayangan TVnya, dimana ada lagu "Garuda Pancasila" tiap malam, ada acara tentang pembangunan pedesaan, serta dunia dalam berita dengan berita-berita tentang pencapainan pembangunan di nusantara. Dulu cuma satu stasiun berita "TVRI" untuk TV dan "RRI" untuk radio. Dulu begitu kental, terasa propaganda-propaganda tentang negri Indonesia tercinta ini, sehingga dulu saya sangat bangga menjadi anak Indonesia. Tapi sekarang......

Entahlah............ mudah-mudahan........, Kita bisa bangkit bersama kembali. Tulisan ini tidak berarti apa-apa, tidak punya tujuan tertentu. Just my Pure Insight.


Tuesday, December 11, 2007

Kali ini saya mau berbagi cerita lagi tentang pengalaman PusKel saya. PusKel kali ini diadakan di desa Sadar. Yang mana tempatnya cukup jauh. Bayangin aja untuk menuju tempat tersebut, kita terpaksa harus keluar dulu dari kabupaten Bone. Unik memang bagitulah wilayah kerja puskesma ini. Karena desa tersebut berada dibalik gunung, dan tidak ada akses jalan yang menuju desa tersebut dari arah puskesmas, alhasil untuk mencapai desa tersebut terpaksa keluar kabupaten dulu. Karena cuma dari kabupaten soppeng daerah tersebut baru bisa dijangkau dengan mobil. Kadang saya berpikir, Kenapa desa itu tidak masuk saja dalam wilayah kabubaten soppeng? Selain daerah itu ada juga desa lain yang lebih mudah diakses dari kabupaten Barru dari pada dari kabupaten Bone. Beginilah indonesia "Kalo bisa dipersulit, kena dipermudah" kata guspur......

Bukan hanya tempatnya yang "dekat tapi jauh". Medanya juga lumayan berat, cukup untuk meningkatkan adrenaline bagi jiwa petualang liar.(ck... ck... ck...) Tanah yang berwarna kemerahan alias tanah liat, yang sewaktu-waktu dapat mengunci roda ban mobil. Tentunya di persulit dengan bentuk jalan yang khas dari daerah pengunungan yakni turunan dan tanjakan yang curang, serta tikungan yang cukup patah, plus jurang yang cukup ngeri untuk dilihat. Saya rasa jika terjadi hujan lebat dalam waktu 3 hari sudah cukup untuk membuat daerah tersebut terisolir.

Untunya pada saat kami kesana, hujan tidak terlalu lebat, tapi cukup memberi kesulitan berarti dalam mengendari mobil. Itu adalah kali pertama saja mengendarai mobil, dimana stir kemudi saya putar kekanan mobil bergeser kekiri. Bergeser lebih jauh lagi, jurang yang dalam siap menanti.

Tapi lumayanlah, sebagai sarana rekreasi, ber-offroad, yang cukup memacu adrenalin. Untungnya dalam perjalanan ini. Alam juga memperlihatkan keindahannya, pemandangan yang hijau nan indah, kemudian masuk kedalam hutan pinus yang masih asri. Segala kelelahan dan ketegangan terbayar sudah.


Saturday, October 27, 2007

Akhirnya selesai juga Puskel (Puskesmas Keliling) saya kali ini. Puskel kali ini saya menuju ke 3 desa, yakni desa Lagori, Polewali dan Samaenre. Puskel Kali ini termasuk mengunjugi daerah yang dekat dengan puskesmas. Tapi Seperti pada umumnya desa-desa di wilayah kerja puskesmas saya jalanannya juga termasuk jalanan yang sama sekali tidak bersahabat dengan kendaraan. Jalanan dengan tingkat kemiringan (tangjakan dan turunan) yang sangat curam. Kemudian jurang di sepanjang sisinya. Cukup membuat ngeri untuk dilalui. Tapi mau bilang apa lagi, namanya juga daerah terpencil, pasti tidak bisa berharap banyak. Dengan jalan demikian maka lama tempuh juga menjadi semakin lama, meskipun kalo di hitung secara kilometernya tidak seberapa.

Saya masih ingat waktu, saya mengendarai motor sendiri, pergi menuju dusun yang namanya urapai, sampai saya jatuh beberapa kali dari motor. Hingga dada kanan saya terbentur, yang mana nyerinya saya bawah hingga sebulan lebih. Tapi untung kali ini daerahnya masih bisa dijangkau dengan menggunakan kendaraan roda empat. Alhasil, mobil puskesmas pun digunakan. Untung mobil puskesmanya cukup tangguh. Mobilnya modifkasi Mitsubisi Strada. Tapi itupun saya ragu apa mobil itu masih bisa bertahan salama setahun lagi disana.

Puskel kali ini cukup menyenangkan, cuma yang unik pada desa samaenre, pasalnya yang datang berobat hampir seluruhnya anak-anak. Apa mungkin karena saat, melakukan pengobatan digunakan TK sebagai tempat puskel? Entahlah. Rasanya saya sudah capek menjadi dokter-PTT, tapi sayang masih ada 4 bulan lagi, baru kontrak saya selesai.

copyright 2007, dr801.blogspot.com. All right reserved